Apa Perbedaan A dan An?

Hi English learners, dalam belajar Bahasa Inggris pastinya kamu pernah menjumpai kata a dan an. Kedua kata ini merupakan article yang digunakan sebelum kata benda (noun) ataupun frase kata benda (noun phrase). Keduanya sama-sama digunakan untuk menentukan kalau kata benda yang dijelaskan tersebut bersifat umum.

apa perbedaan a dan an

Apa perbedaan a dan an? Designed by freepik.com

Nah, karena kemiripan tersebut, tak jarang a dan an ini kerap membingungkan mereka yang masih pemula dalam belajar Bahasa Inggris sehingga salah atau tertukar dalam menggunakannya. Untuk itulah, pada kesempatan kali ini kita akan membandingkan bagaimana perbedaan a dan an serta penggunaanya dalam sebuah kalimat. Untuk tahu lebih lengkap, baca uraiannya berikut ini.

Apa sih Perbedaan A dan An?

Kata a dan an merupakan indefinite article yang menunjukkan kalau kata benda yang dituju tersebut tunggal (singular). Meski keduanya memiliki arti yang sama, a dan an memiliki penggunaan yang berbeda dan tak dapat saling ditukar.

Kata a bisa digunakan dengan noun yang diawali oleh bunyi konsonan (consonant sound).

Contoh:

  • I buy a book.
    (Aku membeli sebuah buku.)
  • She has a cat.
    (Dia memiliki seekor kucing.)
  • There is a dog.
    (Ada seekor anjing di sana.)
  • I caught a fish.
    (Aku menangkap seekor ikan.)

Sementara itu, an digunakan dengan noun yang memiliki awalan bunyi vokal (vowel sound).

  • I usually eat an apple a day.
    (Aku biasanya makan satu apel sehari.)
  • We need an egg and a pinch of salt.
    (Kita perlu sebutir telur dan sejumput garam.)
  • Don’t be like an idiot.
    (Jangan seperti orang yang bodoh.)
  • I always take an umbrella with me during the rainy season.
    (Aku selalu membawa sebuah payung selama musim hujan.)

Kesalahan Umum dalam Penggunaan A dan An

Kesalahan umum (common mistakes) yang sering terjadi adalah banyak dari kita yang menganggap aturan “bunyi konsonan” ini hanya dihasilkan oleh noun yang berawalan huruf konsonan pula. Kenyataanya, tak semua noun yang diawali oleh huruf konsonan menghasilkan bunyi konsonan.

Contoh:

  • He was wearing a uniform.
    (Dia mengenakan sebuah seragam.)

Kata uniform dibaca seperti ”yuniform” sehingga bunyi awalan tersebut seperti konsonan “y”, walaupun huruf awalnya “u”.

  • A university should be a place for learning and preparing the new generation to face the real world.
    (Sebuah universitas harus menjadi sebuah tempat untuk belajar dan mempersiapkan generasi baru dalam menghadapi dunia nyata.)

Kata university dibaca seperti “yuniversiti” sehingga huruf awalan “u” memiliki bunyi konsonan “y”.

  • This world wasn’t designed to be a utopia.
    (Dunia ini tidak dirancang untuk menjadi sebuah negeri impian.)

Seperti kedua kata di atas, kata utopia juga dibaca seperti “yutopia” sehingga huruf awalan “u” menghasilkan bunyi konsonan “y”.


Sebaliknya, tak semua noun yang memiliki awalan huruf konsonan juga memiliki awalan bunyi konsonan. Beberapa kata yang awalan memiliki huruf konsonan namun memiliki bunyi vokal diantaranya seperti honor, hour, herb, heir, dan heirloom.

Contoh:

  • It is an honor to meet you here.
    (Sebuah kehormatan bertemu dengan anda di sini.)
Meski kata honor berawalan huruf konsonan “h”, namun kata ini dibaca “aner”, sehingga noun tersebut menggunakan artikel an bukannya a.
  • I only study for an hour every night.
    (Aku hanya belajar selama satu jam setiap malam.)

Sama halnya dengan contoh pertama, kata hour juga dibaca “auwer” sehingga menggunakan artikel an.

  • The doctor suggested him to take a rest and sent him for an X-ray.
    (Dokter menyarankan dia untuk beristirahat dan mengirimnya untuk rontgen.)

Kata x-ray dibaca “eks rei” sehingga mendapat artikel an.

  • We can grow an herb garden easily in our backyard.
    (Kita bisa menanam rempah kebun dengan mudah di halaman belakang.)

Dalam British English, kata herb dibaca “erb” sehingga kita menggunakan an.

  • Whether or not Mr. Bernard had an heir was the least of his concerns.
    (Terlepas Pak Bernard punya seorang ahli waris ataupun tidak merupakan hal yang tak ia khawatirkan.)

Kata heir dibaca seperti “er” sehingga kita menggunakan an sebagai artikelnya.


Lalu Bagaimana Aturan A dan An yang Mengikuti Noun Phrase?

Sebenarnya, aturan a dan an sama saja ketika kedua artikel ini mengikuti sebuah noun phrase. Hanya saja yang jadi acuan bunyi konsonan atau bunyi vocal bukan lagi noun, melainkan kata terdekat dengan artikel.

Contoh:

  • It’s a chicken egg.
    (Ini sebuah telur ayam.)
Pada kalimat di atas kita menggunakan a sebagai artikel karena kata terdekat chicken memiliki awalan bunyi konsonan meskipun noun yang dituju egg.
  • She is an adorable girl.
    (Dia gadis yang mempesona.)
Sama halnya dengan contoh yang pertama, pada kalimat kedua ini kita menggunakan an karena kata yang paling dekat dengan artikel yaitu adorable, memiliki awalan bunyi vokal.

Berikut beberapa contoh a dan an dengan noun phrase:

  • He gave me a difficult option.
    (Dia memberiku sebuah pilihan yang sulit.)
  • She is an attractive Indonesian woman.
    (Dia adalah seorang wanita Indonesia yang atraktif.)
  • I just bought an expensive dining table.
    (Aku baru membeli sebuah meja makan yang mahal.)

Jika kamu belum mengerti bagaimana word order atau urutan kata dalam sebuah noun phrase tersebut, kamu bisa membaca pembahasannya dalam urutan kata dalam noun phrase.

Note: Karena a dan an merupakan artikel yang menyatakan bahwa objek yang dituju adalah tunggal, jangan gunakan a dan an dengan uncountable noun, kecuali ada takaran pada uncountable noun tersebut.

  • Do you put sugar in your coffee? (Benar)
  • Do you put a sugar in your coffee? (Salah)
  • Dou you put a teaspoon of sugar in your coffee? (Benar)

Nah, itu tadi pembahasan kita mengenai perbedaan a dan an yang seringkali membuat banyak pelajar bingung. Semoga pembahasan tentang salah dua confusing words di atas bisa membantu kamu dalam memahami penggunaan a dan an sehingga tak salah lagi atau tertukar dalam menggunakan kedua kata tersebut.

Kalau kamu ingin belajar Bahasa Inggris lebih banyak lagi selain confusing words di atas, kamu bisa klik label kategori terkait yang ingin dipelajari atau kunjungi laman daftar isi ContohText untuk berbagai pembahasan lain seperti grammar dan tenses dalam Bahasa Inggris, vocabulary, hingga text genre (jenis-jenis teks).