Penjelasan Lengkap tentang Passive Voice beserta Contoh Kalimatnya

Sama halnya seperti kalimat dalam bahasa Indonesia, kalimat aktif dan pasif juga dapat ditemukan dalam berbagai bahasa lainnya diseluruh dunia, namun bahasan kita disini akan mengerucut pada kalimat aktif dan pasif dalam bahasa Inggris atau sering disebut “passive and active voice”.

cat chasing toy mouse

The cat is chasing the toy mouse, via www.pixabay.com

Perhatikan contoh gambar yang ContohText berikan di atas. Dalam ilustrasi tersebut nampak seekor kucing sedang mengejar tikus mainan, jadi jika dibuat kalimat dalam bahasa Inggris bentuk aktif kalimat tersebut menjadi “The cat chases the toy mouse”. Sedangkan untuk bentuk pasif, kalimatnya akan menjadi “The toy mouse is chased by the cat”. Perbedaan kedudukan dari subjek dalam kalimat tersebut yang merubah jenis kalimatnya.

Bentuk Kalimat Pasif (Passive Form) Dalam Bahasa Inggris

Secara umum, kamu dapat membuat kalimat pasif atau passive sentence dengan menggunakan pola sebagai berikut:

Be + Past Participle (V3)

Kata kerja bantu “be” pada pola tersebut menyesuaikan sesuai dengan tense passive voice yang ingin kamu buat.


Cara Merubah Kalimat Aktif Ke Pasif Dalam Bahasa Inggris (Change Active to Passive Voice)

boy planting vegetable

The boy is gardening, via www.pixnio.com

Pada dasarnya ada tiga hal yang perlu kamu lakukan untuk merubah sebuah kalimat aktif menjadi kalimat pasif (change an active sentence into a passive sentence). Untuk mempermudah kamu memahaminya coba lihat gambar anak yang sedang berkebun di atas.

Kita bisa membuat sebuah kalimat “The boy is planting the vegetables” (Anak laki-laki itu sedang menanam sayuran), menggunakan tense dalam present continuous. Nah, dari kalimat aktif ini bisa kita buat jadi kalimat pasif (passive sentence).

  1. Pindah subjek dari kalimat aktif ke bagian belakang dari kalimat, dan tambahkan “by” didepannya.
  2. is planting the vegetables [by the boy].

  3. Pindah objek pada kalimat aktif ke depan atau bagian awal dari kalimat, sehingga menjadi sebuah subjek pasif.
  4. [The vegetable] is planting [by the boy]. (Pola mulai terlihat, tapi masih terasa aneh, kan?)

  5. Ubah kata kerja (verb) dari active ke passive. Kamu bisa melakukannya dengan menambahkan auxiliary verb “be” dan diikuti oleh bentuk past participle (V3) dari kata kerja utama/semula.
  6. [The vegetables] [are being planted] [by the boy]. (Bentuk pasif didapat dari penggunaan "be" dari vegetables (jamak) jadi "are" dan kata kerja dasar dari kalimat tersebut "plant" menjadi "planted". Dan juga menyesuaikan bentuk tense dari simple present continous).


Kapan Menggunakan Passive Voice

Kamu dapat menggunakan kata kerja pasif atau kalimat pasif (passive voice) untuk menyatakan sesuatu yang terjadi pada subjek dari sebuah kalimat.


Contoh:
  • The ball is thrown toward you. (Bola itu dilempar ke arahmu)

Kalimat pasif (passive sentence) juga seiring digunakan untuk membicarakan sesuatu yang berhubungan tentang sejarah suatu hal.


Contoh:
  • The landmark was built in the early of nineteenth century. (Bangunan warisan budaya tersebut dibangun pada awal abad ke sembilanbelas)
  • The company was established in 1972. (Perusahaan tersebut dibangun pada tahun 1972)

Dalam kasus di atas, penggunaan passive voice akan lebih terlihat lebih natural jika dibandingkan dengan menggunakan active voice yang condong menjadi samar atau tidak jelas, misalnya “Someone built the landmark in the early of nineteenth century” (Seseorang membangun bangunan warisan budaya di awal abad ke sembilanbelas).

Kamu juga bisa menggunakan passive voice saat menulis hal yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan, atau saat kita ingin menyatakan tentang bagaimana sesuatu dibuat.


Contoh:
  • Oxygen and Hydrogen can be easily mixed in this way. (Oksigen dan Hidrogen dapat tercampur dengan mudah melalui cara ini)
  • Paper is made from wood. (Kertas terbuat dari kayu)

Jika kamu ingin menggunakan pola kalimat aktif dalam kasus di atas, maka kamu harus memberi keterangan siapa pelaku atau orang yang melakukan (dimana orang yang melakukan bukanlah informasi penting yang perlu disebutkan karena merupakan sebuah hal umum).


Bentuk Pola Lain Dari Passive Voice Menggunakan “Get”

Selain menggunakan pola “be + past participle” kamu juga bisa menggunakan pola “get + past participle” dalam membentuk kalimat pasif. Jenis pola passive sentence semacam ini umumnya hanya sering digunakan untuk percakapan sehari-hari (daily conversation) dan juga berbagai hal non formal lain seperti bahasa tulisan di blog. Jadi, jangan pernah menggunakannya untuk tulisan formal seperti tugas sekolah, essay, dan lain sebagainya jika tak ingin dianggap salah.

Biasanya pola dengan menggunakan “get” digunakan untuk mengatakan sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba/mendadak pada seseorang.


Contoh:
  • She got fired by her company. (Dia dipecat oleh perusahaanya)
  • Andi’s got hit by a car. (Adi ditabrak sebuah mobil)

Kamu juga bisa menggunakan bentuk pasif dengan “get” saat kamu ingin secara tidak langsung menyatakan jika tindakan tersebut jauh lebih kuat atau penting buatmu. Ingat cuma dalam percakapan sehari-hari lho!


Contoh:
  • I get paid on Tuesday. (Aku gajian hari Selasa)
  • We often get asked this question. (Kita sering ditanyai pertanyaan ini)

Adapted from: Active and Passive. (2009). Grammar. Longman Dictionary of Contemporary English, Fifth Edition. London: Pearson Longman.