4 Contoh Descriptive Text tentang Hewan Ternak dan Terjemahannya

Contoh Descriptive Text Tentang Hewan Ternak – Hewan ternak memang sulit dipisahkan dalam kehidupan kita sehari-hari, utamanya bagi kita yang hidup di daerah pedesaan. Hewan ternak bagi yang hidup di desa menjadi salah satu sumber pangan dari telur dan dagingnya, serta tentunya memiliki nilai untuk dijual.

cow farming

4 Contoh Descriptive Text Tentang Hewan Ternak dan Arti Terjemahnnya

Sesuai dengan poin yang kita bicarakan di atas, ContohText juga akan memberikan beberapa contoh teks deskripsi tentang hewan ternak yang sering di pelihara oleh manusia. Untuk lebih tau mengenai apa saja contoh teks deskripsi yang dibahas, langsung saja simak contoh descriptive text tentang hewan ternak lengkap dengan arti terjemahnnya.

Contoh Descriptive Text Hewan Ternak Tentang Ayam dan Terjemahannya

My chickens

I have some chickens, 4 roosters and 6 hens. They are local breed chickens which are usually called as “ayam kampung”. The roosters are more colorful than hens, with two or more color. The roosters are also bigger than hens.

I raise them for their egg and meat. Each hen usually lays 8 to 12 eggs within 3 weeks. Their eggs are smaller than typical egg that are available in grocery store and has a characteristic of its white shell. My family often consumes the egg for breakfast; it tastes great and healthy.

I keep all chickens in my backyard which is directly connected with the rice field. I feed them about two or twice a day, usually in the morning, day, and afternoon. Their food usually consists of bran, stale rice, or anything left from our daily food. Besides giving regular food to them, I also let them roam freely around my backyard and rice field so they can find additional food from there.

The adult chickens will roost on higher place at dusk such as the backyard roof or bamboo fence, while the young chickens, less than four months, will be placed in a wooden box to keep them safe from the rats. It may look so complicated, but it is worth if I don’t want to lose any of them.

Ayamku

Aku memiliki beberapa ayam, empat ayam jago dan enam ayam betina. Mereka keturunan ayam lokal yang sering disebut sebagai “ayam kampung”. Ayam jantan memiliki lebih banyak warna daripada betina, dengan dua atau lebih warna. Ayam jantan juga lebih besar dibandingkan betina.

Aku memelihara mereka untuk telur dan dagingnya. Setiap ayam betina biasanya bertelur delapan hingga 12 butir telur dalam tiga minggu. Telur mereka lebih kecil dibandingkan dengan telur yang dijual di toko kelontong dan memiliki ciri khas cangkang putih. Keluargaku kerap memakannya untuk sarapan; rasanya enak dan juga sehat.

Aku memelihara mereka di belakang rumah yang terhubung langsung dengan sawah. Aku memberi makan mereka dua atau tiga kali sehari, biasanya di pagi, siang, dan sore. Makanan mereka biasanya terdiri dari dedak, nasi basi, atau apapun yang tersisa dari makanan kami. Di samping memberi mereka makanan seperti tersebut, aku juga membiarkan mereka bebas berkeliaran di sekitar halaman belakang dan sawah jadi mereka bisa mencari makanan tambahan di sana.

Ayam dewasa akan bertengger di tempat tinggi di senja hari seperti atap belakang rumah atau pagar bambu, sementara ayam kecil, kurang dari empat bulan, akan di tempatkan pada kotak kayu untuk menjaga mereka tetap aman dari tikus. Hal ini mungkin rumit, tapi sepadan jika aku tak mau kehilangan ayam-ayamku.

Contoh Descriptive Text Hewan Ternak Tentang Bebek dan Terjemahannya

My Ducks

I have 16 ducks, about 10 of them are hens and other ducks are drake. Their feathers are grayish brown with few white feathers. Their bills are large and black. Their webbed feet are short and black and it makes them waddle when walking.

I raise my ducks mainly for their egg and also meat. I keep them in my backyard. I let them to roam around freely. I give them food two or three times a day, mainly from rice bran. Their favorite food is snail. Usually they look for the snail on the rice field or stream nearby.

Bebek Saya

Saya memiliki 16 bebek, sekitar 10 diantaranya betina dan sisanya jantan. Bulunya berwarna coklat keabu-abuan dengan sedikit bulu putih. Paruh mereka lebar dan hitam. Kaki berselaput mereka pendek serta hitam dan membuat mereka bergoyang ketika berjalan.

Saya memelihara bebek-bebek tersebut untuk telur dan juga dagingnya. Saya memeliharanya di halaman belakang rumah. Saya membiarkannya berkeliaran dengan bebas. Saya memberi mereka makan dua atau tiga kali sehari, utamanya dari dedak beras. Makanan kesukaan mereka adalah siput. Biasanya mereka mencari siput di sawah atau kali kecil terdekat.

Contoh Descriptive Text Hewan Ternak Tentang Sapi dan Terjemahannya

My Cows

I have two cattle, one cow and one calf. They actually belong to my father. They have brown coat with some black spots. The cow has been raised for about two year and the calf is only three month and still drinks the mother’s milk.

My father keeps them in a small barn in the backyard. He rarely let the cow roam freely, but occasionally when the grass is abundant nearby in rainy season, he let them roam around to graze. While in summer, my father looks for the grass farther in the woods or on the river bank near.

My father raises the cow only to sell, so we never take the milk or the meat. Usually, when the cow already gave birth to a calf, we’ll raise the calf and sell the cow. Sometimes we also keep the cow to get more calf.

Sapiku

Aku memiliki dua hewan ternak, satu sapi betina dan satu anak sapi. Mereka sebenarnya milik ayahku. Mereka mempunyai bulu kulit berwarna hitam dengan bintik hitam. Sapinya telah dipelihara selama dua tahun dan anak sapi masih berumur tiga bulan serta masih minum susu ibunya.

Ayahku memelihara mereka dalam sebuah kandang kecil di halaman belakang rumah. Dia jarang membiarkan sapinya berkeliaran bebas, tapi kadang-kadang saat rumput melimpah disekitar pada musim hujan, dia membiarkan sapinya bebas untuk merumput. Saat musim panas, ayahku mencari rumput lebih jauh di dalam hutan atau di tepian sungai.

Ayahku hanya memelihara sapi untuk dijual, jadi kami tidak pernah mengambil susu ataupun dagingnya. Biasanya, saat sapinya telah melahirkan seekor anak sapi, kami akan memlihara anak sapi tersebut dan menjual induknya. Terkadang kami juga tetap memelihara induknya untuk mendapatkan anak sapi yang lebih banyak.

Contoh Descriptive Text Hewan Ternak Tentang Kerbau dan Terjemahannya

My Grandfather’s Buffalo

My grandfather has a buffalo. It’s a male buffalo. It has two backward horns and the horns’ colors are dark grey. Its coat is black all over the body. It has large body and strong. It has four powerful feet with black hooves.

My grandfather often takes the buffalo to the field and let it grazing there. It also likes to be in water. It can spend few hours only to play around on the river. As a farmer, my grandfather used to use the buffalo to plough the rice field. However, as the time went by, now the buffalo has been replaced by a machine. He still keeps the buffalo but not for farming, only for sale.

Kerbau Kakekku

Kakekku memiliki seekor kerbau. Kerbaunya jantan. Dia memiliki dua tanduk menghadap belakang dan warna tanduknya abu-abu gelap. Kulitnya berwarna hitam di seluruh bagian tubuhnya. Dia memiliki tubuh yang besar dan kuat. Dia memiliki empat kaki kuat dengan kuku hitam.

Kakekku kerap membawanya kerbaunya ke tanah lapang dan membiarkannya merumput. Dia juga suka berada dalam air. Dia bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk bermain di sungai. Sebagai seorang petani, kakekku dulu biasanya menggunakan kerbau tersebut untuk membajak sawah. Meski, seiring berlalunya waktu, sekarang kerbau tersebut digantikan dengan sebuah mesin. Kakekku masih memelihara kerbau tersebut tapi bukan untuk bertani, hanya untuk di jual.

Keempat tadi merupakan contoh teks deskripsi tentang hewan ternak, kalau kalian mencari contoh text lain dengan tema yang berbeda, silahkan langsung saja klik pada label kategori blog yang telah kami sediakan pada bagian atas dan samping blog ini.