Pengertian, Struktur, dan Ciri Kebahasaan Descriptive Text

Kamu pasti pernah diminta untuk mendeskripsikan sesuatu? Lantas apa hal yang akan kamu lakukan? Mungkin saja langkah awal yang akan kamu lakukan yakni mencatat kata yang ingin dideskripsikan tersebut ke dalam pikiranmu, setelah itu memikirkan berbagai hal lain yang relate atau berhubungan dengan kata tersebut.

meat ball (bakso daging)

Bakso daging yummy banget, via www.pixabay.com

Misalnya saja, saat kamu melihat semangkuk bakso daging (meat ball) dan kamu disuruh mendeskripsikannya, pasti kamu akan memikirkan ciri-ciri atau hal yang berkaitan dengan benda tersebut, semisal “hot, delicious, round, hungry”. Akan tetapi ada juga temanmu yang akan berpendapat “fat, cheap, unhealthy”.

Dengan kata lain, kata “meat ball” bisa digambarkan sesuai dengan kata lain yang menurutnya sesuai berdasarkan pribadi masing-masing. Hal ini juga akan berlaku jika kamu ingin mendeskripsikan orang (person), benda (thing), binatang (animal), tempat (place), dan juga peristiwa dari suatu kejadian (event).


Pengertian Teks Deskripsi (Definition of Descriptive Text)

Dari uraian singkat yang telah dijelaskan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa teks deskriptif atau descriptive text begitu identik dengan menguraikan ciri-ciri akan suatu hal. Lalu apa pengertian teks deskripsi itu sendiri?

Teks deskriptif merupakan salah satu jenis teks (genre) yang bertujuan untuk menggambarkan ataupun mendeskripsikan suatu hal, baik itu orang, benda, tempat, ataupun peristiwa tertentu berdasarkan gambaran penulis (to describe a person, thing, place, or event in specific way).


Struktur Teks Deskripsi (Generic Structure of Descriptive Text)

Secara umum, sebuah teks deskriptif dibagi menjadi dua bagian yakni identifikasi dan deskripsi.

  • Identifikasi (Identification)
  • Bagian pertama dari sebuah teks deskriptif ini dipergunakan sebagai paragraf untuk meperkenalkan subjek yang akan dideskripsikan.


    Contoh:
    There is a new student in my class. Her name is Wida Apriliyani. She is from Pogalan, Trenggalek.
  • Deskripsi (Description)
  • Bagian kedua dari teks deskriptif ini membahas berbagai hal terkait ciri-ciri yang dimiliki subjek yang akan dideskripsikan (attributes of particular thing). Ciri-ciri yang dimaksudkan di sini yakni bisa mencakup tampilan fisik (appearance), bentuk (shape), warna (color), kualitas (quality), perilaku (habit), dan juga sifat (characteristic) yang dimiliki oleh subjek tersebut.


    Contoh:
    Wida is a beautiful girl. Now, she is 14 years old. She is light brown and quite slim. She has long wavy black hair. Her face is oval with big black round eyes. I think she is a good student. She looks smart and cheerful. After all, she is a good class mate for me.

Ciri-ciri Kebahasaan (Language Features of Descriptive Text)

Teks deskriptif memiliki beberapa ciri-ciri kebahasaan yang membedakannya dengan jenis text (genre) lain, sebagai berikut:

  1. Menggunakan simple present tense untuk menjelaskan ciri-ciri terkait subjek yang dibahas. Contoh: she is my class mate, he has strong arms, dan lain-lain.
  2. Menunjuk kata benda (noun) tertentu yang spesifik, seperti my class mate, her pet, his shoe, our school, dan lain-lain.
  3. Adanya penggunaan kata benda yang terperinci (detailed noun phrase) guna memberikan informasi lebih detail mengenai subjek. Contoh: an active young girl, a comfortable long bench, a rare insect, a sunny day, a very kind-hearted woman, dan lain sebagainya.
  4. Penggunaan berbagai jenis kata sifat (adjective) yang bersifat mendeskripsikan subjek (describing), menjelaskan jumlah (numbering), dan juga mengklasifikasikan (classifying). Contoh: four strong legs, a strong horns, two big round eyes, dan lain sebagainya.
  5. Menggunakan relating verbs untuk memberikan informasi mengenai subjek. Contoh: it has good voice, it is black, the market is near from here, Jakarta is east of Bandung, dan lain-lainnya.
  6. Menggunakan thinking verbs atau feeling verbs guna mengungkapkan pandangan penulis secara pribadi terkait subjek yang dideskripsikan. Contoh: I think she is quite nice, I think my bedroom is the best place to live, I feel that he is a warm and honest person, dan lain-lainnya.
  7. Menggunakan bahasa figuratif (analogy) atau perumpamaan untuk menjelaskan sifat yang terdapat pada subjek. Contoh: My little sister is as sweet as candy, She is not as black as she is painted, today is as hot as in the desert, dan lain-lain.
  8. Menggunakan action verbs guna menjelaskan perilaku atau kebiasaan subjek yang dibahas. Contoh: she always comes on time, my mother always prepares the breakfast ever morning, I always do my homework every day, dan lain-lain.

Itulah tadi bahasan kita terkait seperti apa definisi, struktur teks, dan juga ciri-ciri kebahasaan dari sebuah teks deskripsi dan semoga bisa membantu kamu dalam memahami jenis teks ini dengan lebih baik lagi kedepannya.

Pengertian, Struktur, dan Ciri Kebahasaan Descriptive Text Pengertian, Struktur, dan Ciri Kebahasaan Descriptive Text Reviewed by ContohText on 11/14/2017 Rating: 5
Powered by Blogger.